Maicih juga bisa Go Internasional loohhh

Hallooooooooooooooooooo, pati semua pada tau kan kripik maicih yang sekarang lagi nge-trend itu????????!!!!!!!!!!!!!! Nah, gimana menurut kalian kalo keripik maicih go international? Eits, itu bukan merupakan suatu hal yang mustahil loh. Asal punya business modelnya, semua bisa terjadi! 😀

Mengapa Maicih? Tentu saja karena maicih adalah pelopor keripik pedas level kampung untuk naik level ke menengah keatas. Maicih dapat membaca keingin pasar (terutama anak muda) yang ternyata sangat gemar nyemil keripik pedas. Dengan memberikan sedikit added value terhadap kemasannya, maicih dengan sangat cepat dan mudah diterima dilevel menengah keatas.

Untuk sekilas info, produk maicih yang dimiliki sekarang adalah:
•    Keripik pedas
•    Baso goring
•    Seblak
•    Gurilem
•    Macaroni pedas

Value Proposition

Value dari produk maicih ini tentu saja keripik pedasnya itu. Maicih menawarkan keripik pedas dengan berbagai level kepedasan yang bisa dipilih sendiri oleh konsumennya. Selain itu rasa dari keripik ini juga sangat membuat ketagihan penikamtnya.

Market Segment

Market segment dari produk maicih sangat beragam. Mulai dari anak-anak hingga kakek nenek. Pokoknya semua penyuka pedas pasti suka sama produk keripik pedas maicih ini, tidak pandang bulu dan usia ataupun pekerjaan.

Bagan diatas kurang lebih menjelaskan proses pembuatan keripik maicih mulai dari inbound (logistic-> supplier) hingga service yg diberikan oleh maicih itu sendiri. Intinya proses produksinya bermula dari singkong yang datang dari perkebunan. Lalu singkong ini dimasak dan diberi bumbu di pabrik di bilangan cimahi, lalu setelah menjadi keripik pedas, keripik pedas itu di package dengan cantik dengan berat seperempat kg setiap bungkusnya lalu siap edar oleh para distributor atau biasa disebut jendral. Yang menarik dari sales marketing keripik maicih ini adalah di cara penjualannya. Maicih dijual melalui “jendral” sehingga bagi siapa yang ingin membeli keripik ini harus mengejar dimana sang jendral sedang berjualan.

Competitive Strategy To Enter International Market

Hal pertama yang harus dilakukan maicih jika ingin go internasional adalah menentukan targetnya kemudian menyesuaikan produknya dengan permintaan pasar di daerah yang dia tuju. Contohnya, jika maicih ingin masuk ke italia si penyuka pasta, mungkin maicih bisa menonjolkan macaroni pedasnya namun sedikit memodifikasinya dengan menambahkan bumbu rempah khas lidah orang itali (rasa pedas dikurangi, lebih ditonjolkan asin dan mungkin ditambah sedikit keju).
Hal berikutnya yang dapat dilakukan oleh maicih untuk masuk pasar internasional adalah rebranding produknya agar dapat diterima oleh seluruh segmen yang menjadi target marketnya. Menurut saya, maicih perlu membedakan produknya menjadi beberapa segmen agar lebih focus untuk dapat diterima oleh target marketnya. Ada baiknya maicih membuat produk premium dengan packaging yang lebih unik dan cantik untuk diexpor keluar negri. Keripik pedas maicih juga bisa dijadikan sebagai oleh-oleh makanan khas Indonesia bila ada turis yang berkunjung sehingga dengan packaging yang menarik dan berbau khas Indonesia, turis asing menjadi lebih tertarik untuk membelinya. Untuk tetap bisa dominan di pasar domestic, maicih dapat terus memaintain perkembangan kualkitas rasa dari kripik itu sendiri (soalnya orang Indonesia percaya bahwa rasa itu segalanya, biar packaging biasa aja kalo rasanya enak pasti banyak yang nyari). Nah jadi maicih harus pintar-pintar beradaptasi sesuai behavior dari customernya itu sendiri.
Nah yang terakhir, maicih harus dapat memastikan produknya mudah ditemukan. Jadi kalo ada customer yang mau beli ngga pusing2 mau nyari kemananya. Dengan itu, pasti produk maicih bakalan tambah maju dan siap go international!

CONCLUSION

Berdasarkan business model dan strategy yang sudah dijelaskan untuk produk maicih diatas, dapat disimpulkan bahwa ide kreatif sangat diperlukan untuk memperluas cara piker kita dalam merambah pasar yang baru yang lebih luas. Namun sebelumnya kita harus melakukan persiapan yang matang untuk mengetahui seperti apa “medan pertempuran” yang akan kita masuki. Jangan lupa untuk terus belajar dan beradaptasi dengan lingkungan agar dapat mencari celah untuk dapat masuk dan bertahan di pasar internasional.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: